Menhan RI Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit di Perbatasan Nunukan Untuk Siap Jaga Kedaulatan NKRI.

Menhan RI Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit di Perbatasan Nunukan Untuk Siap Jaga Kedaulatan NKRI.
Nunukan – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., melakukan kunjungan kerja strategis ke Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 881/Baratama Dharma Brigif TP 32/Mangkalihat yang berkedudukan di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (2/10/2026).

Dengan ​Menggunakan Helikopter H225M Caracal milik TNI AU, Menhan RI beserta rombongan mendarat di Lapangan Bola Desa Kekayap pukul 15.25 WITA sebelum bergerak menuju Ma Yon TP 881/BD dengan pengawalan ketat dari Subdenpom Nunukan.

Kedatangan Menhan disambut hangat melalui Jajar Kehormatan serta dihadiri oleh unsur pimpinan daerah dan satuan TNI, di antaranya Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., Kepala BPPD Prov. Kaltara Ir. Heri Rusdiyono, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., Danbrigif TP 32/MKL Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., serta Danyon TP 881/BD Letkol Inf Riswantoro, S.IP., M.M.

​Usai menerima paparan satuan dari Danyon TP 881/BD dan berdiskusi dengan jajaran pemerintah daerah, Menhan RI memberikan pengarahan secara langsung kepada seluruh personel Yon TP 881/BD. Kunjungan ini terasa istimewa mengingat Yon TP 881/BD merupakan Batalyon pertama yang ditempatkan secara permanen untuk menjaga kedaulatan di beranda NKRI, yagitu di Kabupaten Nunukan.

​Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya penguasaan kemampuan dasar keprajuritan mulai dari kemahiran menembak, patroli, hingga bela diri serta kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi segala bentuk ancaman di wilayah perbatasan. Menhan juga mengingatkan agar setiap prajurit senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta hadir sebagai pilar pengayom yang memberikan rasa aman, nyaman dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya.

​Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Menhan RI menjadi suntikan motivasi dan amunisi moral yang sangat berharga bagi seluruh prajurit di garda terdepan.

​"Kehadiran Bapak Menhan di tengah-tengah prajurit Yon TP 881/Baratama Dharma hari ini memberikan gelora semangat dan kebanggaan yang luar biasa. Batalyon ini adalah benteng terdepan sekaligus cermin kesiapan TNI di perbatasan negara. Kami siap menindaklanjuti seluruh arahan Menhan, yaitu meningkatkan profesionalisme, mengasah kemampuan tempur serta menyatu dengan rakyat demi menjaga setiap jengkal tanah air. Prajurit Kodam VI/Mlw di perbatasan tidak akan pernah ragu dan siap mengabdikan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan NKRI!" tegas Pangdam VI/Mlw.

​Kunjungan kerja Menhan RI beserta rombongan di Kabupaten Nunukan selesai dan melanjutkan agenda kegiatan menuju Kota Tarakan. Penempatan permanen Yon TP 881/BD ini diharapkan menjadi standar baru ketahanan wilayah perbatasan sekaligus pendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Pendam VI/Mlw.
Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again