Hasil TMMD ke-124 Bikin Pangdam VI Mulawarman Puas, TNI Bikin Jalan, Sumur, hingga Rumah
SAMARINDA – Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, mengaku puas atas capaian pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang sukses digelar di empat wilayah jajaran Kodam VI/Mulawarman.
Ia menilai program berjalan tertib, aman, dan berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan non-fisik sesuai rencana.
Penutupan TMMD ke-124 dilaksanakan pada Rabu (4/6/2025) di Jalan TMMD 124 (dulunya Jalan Sakinah), Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Acara ini turut dihadiri Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Dansatgas TMMD ke-124, serta Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Yusub Dody Sandra dan jajaran Forkopimda.
“TMMD ke-124 digelar bersamaan dengan Kaltara dan Samarinda, sangat menggembirakan, berlangsung tertib dan aman. Saya apresiasi karena telah tercapai perwujudan TMMD baik pengerjaan fisik dan nonfisik. Ini mendukung aspek pertahanan dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, serta menciptakan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh,” ujar Pangdam.
TMMD kali ini dilaksanakan di empat wilayah yakni Kodim 0901/Samarinda, Kodim 0911/Nunukan, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, dan Kodim 1009/Tanah Laut.
Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Kita Wujudkan Ketahanan Nasional”, kegiatan ini ditujukan untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah tertinggal guna mendukung kesejahteraan dan pertahanan wilayah.
Berdasarkan hasil evaluasi, Pangdam menyebut seluruh sasaran tercapai.
Selain pembangunan jalan dan sumur, TMMD juga mencakup penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, pendidikan, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, bahaya narkoba, serta pelatihan ilmu pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengembangan UMKM dan penanggulangan stunting.
“Hasil TMMD sangat memuaskan, saya dapat laporan semua tercapai, baik fisik maupun nonfisik,” tegasnya.
Beberapa capaian fisik yang menonjol antara lain:
-Rehabilitasi 1 rumah tidak layak huni
-Pembuatan 5 titik TNI Manunggal Air (sumur bor)
-Pengembangan sistem pertanian terpadu (Integrative Farming System) seluas 200 hektare secara bertahap
-Program penghijauan melalui penanaman pohon
-Peningkatan pemahaman stunting di masyarakat
Pangdam juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan TMMD terdapat kekhilafan dari prajurit, dan mengharapkan masyarakat serta pemerintah dapat melanjutkan pemeliharaan hasil pembangunan.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan dalam tugas dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harapnya.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, juga menyampaikan apresiasi dan rasa puas atas hasil TMMD, khususnya di wilayah Kelurahan Lok Bahu.
“Alhamdulillah, dari awal hingga akhir progres TMMD sangat memuaskan. Kita bareng Pangdam meninjau jalan, rumah yang direhab, dan sumur air. Semoga pemerintah kota bisa melanjutkan kegiatan ini ke depan dan masyarakat ikut menjaga hasilnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola TMMD yang menyasar langsung ke wilayah-wilayah pelosok merupakan bentuk nyata kemitraan antara TNI dan pemerintah daerah.
“Biasanya TNI yang masuk jalur rimba dulu, kemudian pemerintah menyusul. Ini jadi kolaborasi yang baik,” pungkasnya.
Add New Comment